Jangan Isi Daya (Charging) Baterai Smartphone Sampai 100%, Bahaya!!!

0
138

Mengisi daya baterai (charging) bukanlah hal yang aneh lagi yang kamu lakukan, demi gadgetmu tetap menyala, kamu akan menjaga daya bateraimu tetap terisi, tapi taukah kamu kalau mengisi daya baterai smartphone atau gadget kamu hingga 100% akan membuat baterai gadgetmu rusak?
Mungkin kamu sudah pernah dengar dan mencoba mengikuti berbagai tips bagaimana mengisi daya baterai gadget dengan benar, tapi tidak ada salahnya tips satu ini juga kamu jadikan referensi demi baterai gadget kamu tetap awet dan tahan lama.
Berdasarkan penjelasan dan penelitian dari website batteryuniversity.com (Cadex) tentang bagaimana baterai Lithium-ion (Li-ion) bekerja, kita coba akan memberikan infomasi penting ini buat kamu.

Anggapan banyak orang mengisi baterai Lithium-ion (Li-ion) sampai dengan 100% akan membuat baterai lebih awet adalah salah, menurut Cadex pengisian baterai Lithium-ion (Li-ion) sampai 100% tidak dibenarkan dan harus segera dirubah pola pikir seperti ini. Lebih lanjut Cadex mengatakan jika kamu mengisi baterai Lithium-ion (Li-ion) kamu hingga 100% itu hanya akan memperpendek usia baterai dan membuatnya cepat rusak alias drop. Karena menurut Cadex, kandungan kimia dalam baterai Lithium-ion (Li-ion) ini sangatlah sensitif dan rentan terhadap stress.

Tips membuat baterai Lithium-ion (Li-ion) kamu lebih awet

  • JANGAN mengisi daya baterai kamu hingga 100%
    Cabut charger/steker setelah baterai sudah penuh (dibawah 100%), berhenti megisi daya baterai sebelum 100% akan membuat baterai Lithium-ion (Li-ion) kamu lebih awet dan tidak cepat rusak.
  • Isi baterai Lithium-ion (Li-ion) di rentang 10%-15%
    Mengisi ulang baterai di rentang 10%-15% lebih baik daripada kamu mengisinya saat baterai masih mempunyai daya 30%-50%.
  • Jangan biarkan baterai 0%
    Hindari baterai kamu sampai terkuras habis sampai 0%, jika baterai sudah lemah dan kamu tidak menemukan sumber daya listrik untuk mengisi baterai Lithium-ion (Li-ion) kamu, sebaiknya matikan gadget kamu dan isi ulang segera setelah menemukan sumber daya listrik.

Semoga tips ini bisa membantu kamu mempunyai baterai Lithium-ion (Li-ion) yang awet dan tahan lama. Selamat mencoba.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here